Thursday, December 31, 2015

Astagfirullah... Terungkap "Aturan" ISIS Tentang Budak S*k5!

author photo
Perbudakan wanita yang dijadikan sebagai budak S*k5 rasa-rasanya sudah melekat betul ke dalam Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ternyata, kebanyakan yang menjadi budak S*k5 mereka dari kelompok atau kalangan yang mereka anggap kafir yakni bukan beragama Islam. Dan rupanya, ISIS pun punya aturan yang sangat rinci mengenai hubungan S*k5 dengan perempuan-perempuan yang mereka jadikan budak S*k5.



Peraturan tersebut dikeluarkan oleh para ulama ISIS yang disebut Komite Riset dan Fatwa ISIS. Adapun Fatwa tentang hubungan S*k5 dengan para budak wanita yang menjadi budak S*k5 itu terungkap setelah pasukan khusus Amerika Serikat (AS) menemukan sejumlah dokumen penting milik ISIS. Dokumen itu pun ditemukan dalam sebuah serangan di Suriah pada bulan Mei lalu.

Di dalam fatwa yang ada, ulama ISIS melarang ayah dan anak berhubungan S*k5 dengan budak perempuan yang sama. Lalu, mereka juga melarang seorang anggota ISIS yang mempunyai budak S*k5 ibu dan anak dan melakukan hubungan S*k5 dengan keduanya.

Tapi di dalam fatwanya, ulama ISIS tidak melarang hubungan S*k5 secara bersama-sama dengan seorang perempuan dari hasil tangkapan pasukan ISIS. Mereka juga beralasan, perempuan tersebut merupakan bagian dari kepemilikan mereka bersama. Jadi, tidak masalah jika ‘dipakai’ bersama-sama.

Selama ini, PBB serta kelompok HAM yang ada di dunia menuduh ISIS telah melakukan penculikan sera pemerkosaan secara sistemis terhadap ribuan perempuan dan gadis muda yang terutama dari minoritas suku Yazidi di Irak Utara. Banyak sebagian dari perempuan-perempuan yang ditangkap lalu diberikan sebagai hadiah kepada anggota ISIS atau dijual sebagai budak S*k5.

Padahal, perbudakan sudah sejak lama dihapuskan dari dunia yakni tidak ada lagi perbudakan seperti apa yang dianggap ISIS. Perempuan seharusnya dijaga kehormatan serta harkat martabatnya bukan malah dijatuhkan dan diperlakukan semena-mena seperti ini. Di dalam Islam sendiri, kehormatan perempuan benar-benar dijunjung tinggi bukan malah di rendahkan seperti ini.

Apapun alasan ISIS untuk menjadikan banyak perempuan menjadi budak S*k5 itu salah. Sudah sepatutnya perempuan dihargai dan turut dijaga kehormatannya karena mereka lahir dari sosok perempuan.

Pernahkah mereka membayangkan bagaimana suatu hari nanti kalau ibu atau saudara perempuan mereka diperlakukan seperti itu?
Ya, semoga saja kelompok radikal ini bisa segera sadar atas apa yang mereka lakukan itu salah. Bagaimana menurutmu?


Source: international.sindonews.com
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement