Wednesday, December 30, 2015

Mau Rencana Nikah? Ini nih Usia Ideal Menurut Sudut Pandang Ekonomi

author photo
Pernikahan adalah suatu perhelatan sakral bagi setiap orang, oleh karena itu harus dipikirkan secara matang sebelum memutuskan untuk melaksanakannya. Namun, jangan terlalu banyak berpikir, karena waktu terus berjalan, sehingga bisa jadi Anda melewatkan usia yang ideal untuk menikah. Di sisi lain, angka remaja menikah di usia dini semakin hari semakin meningkat.



Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), menyarankan usia 20-21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki, sebagai batas usia pernikahan yang ideal. Saat ini diperkirakan sekitar 50 persen remaja menikah pada usia di bawah 20 tahun dan 5 persen diantaranya menikah pada usia 10 – 15 tahun. Situasi tersebut tentu bukan hal yang menguntungkan bagi program keluarga berencana dan kependudukan.

Saat seorang perempuan menikah di usia 16 tahun dia mempunyai masa reproduksi jauh lebih panjang dibanding mereka yang menikah di atas usia 25 tahun. Di mana masa reproduksi yang lama maka kemungkinan untuk melahirkan semakin besar sehingga bisa saja mempunyai anak lebih dari dua bahkan lebih dari lima. Selain itu, pernikahan di usia dini bisa meningkatkan risiko kematian ibu melahirkan, karena salah satu penyebabnya adalah usia yang terlalu muda saat hamil. Dan tentu, menikah di usia tua juga memiliki risiko. Anda tentu berkeinginan melihat putra-putri Anda hingga sukses, bahkan ingin menimang cucu.

Dalam sebuah postingan yang diunggah oleh akun Facebook AyoNikah.com, disebutkan secara detail apa yang akan terjadi sebagai rincian dalam sudut pandang ekonomi dan masa depan. Seperti apa rincian itu, ini dia:


Di usia berapa yang Anda pilih? Semua itu kembali kepada Anda yang menjalaninya. Dan ingat, tabel di atas bukan patokan, hanya perkiraan.

sumber: pintarin.com
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement