Advertisement

Tuesday, January 12, 2016

Inilah Daftar Orang - orang Hilang yang Diduga Gabung Gafatar

author photo
Baru-baru ini masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan gerakan atau aliran yang diduga menyesatkan, Gafatar. Nama organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), banyak diperbincangkan lantaran dugaan kesesatan dari organisasi yang mengklaim sebagai organisasi kemasyarakatan tersebut. Dari sekian banyak bahan perbincangan, terdapat dua aspek dari Gafatar yang menjadi bahan perbincangan utama. Satu aspek utama adalah tentang kesesatan dari Gafatar, sedangkan aspek lain adalah tentang orang-orang hilang yang diduga ikut Gafatar.


Baca Juga: WASPADA! Gafatar, Organisasi Aliran Sesat Dibalik Hilangnya Beberapa Orang Saat Ini!

Berikut daftar Orang - orang yang Hilang yang diduga Bergabung Gafatar

1. dr Rica Tri Handayani dan anaknya


sumber: detik.com

dr Rica Tri Handayani dan anaknya Zafran Alif Wicaksono berhasil ditemukan setelah hampir 2 minggu menghilang. Polisi menduga, kepergian mereka dengan 3 korban lainnya berkaitan dengan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

"Belum bisa (disimpulkan gabung Gafatar). Tapi kalau mendengar keterangan dari suaminya, sebelum menikah (Rica) memang aktif di Gafatar. Setelah menikah mandeg," ujar Brigjen Erwin Triwanto.

Hal ini disampaikan Erwin dalam jumpa pers yang digelar di Polda DIY, Ring Road Utara, Sleman, Senin (11/1/2016).

"Tapi setelah suaminya sekolah lagi di Yogya. (Rica) bolak-balik, diduga di situ komunikasi dengan Gafatar dimulai lagi," imbuhnya.

Rica dan anaknya ditemukan bersama 3 korban lainnya yang berasal dari Boyolali.

"Keseluruhannya hasil rekrut diduga tersangka E dan V," kata Erwin.


2. Pelajar SMA Kevin Aprilio

sumber: detik.com


Seorang siswa SMA Ahmad Kevin Aprilio (16) dilaporkan ibunya menghilang setelah diajak pergi sang ayah pada November 2015.

"Saya tidak bisa hubungi lagi sejak 28 November 2015," kata sang ibu Olivia Sandra Yunita.

Hal ini disampaikan Nita kepada detikcom, Senin (11/1/2016). Nita bercerita dia dan mantan suaminya Sanggar Yamin atau Angga bercerai sejak tahun 2008. Meski begitu keduanya masih berhubungan baik terutama berkaitan dengan urusan sang anak.

Pada hari tersebut, Kevin dijemput sang ayah. Angga mengaku ingin mengajak Kevin menjenguk kakeknya di Bima, Nusa Tenggara Barat.

"Dia jemput Kevin pakai motor. Katanya ke Bima naik mobil bareng temannya. Mereka akan mampir ke Bali dan Mataram, pulangnya setelah 2 minggu," kata Nita.

Saat itu Nita tak memiliki firasat apapun. Hingga malam harinya, dia mendapati nomor ponsel dan semua media sosial anak dan mantan suaminya tidak aktif. Kekhawatirannya bertambah saat menghubungi keluarganya di Bima dan Mataram yang hasilnya nihil.


3. Dua Keluarga Yang Pindah Ke Kalimantan


sumber: detik.com


2 keluarga asal Desa/Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pindah ke Kalimantan. Kepindahan kedua keluarga ini disebut-sebut mengikuti aliran Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) Desa Puri Purnomo mengkonfirmasi terdapat 2 keluarga di desanya yang pindah ke Kalimantan. Yakni keluarga Mujiutomo (53) dan Supardi (48).

Menurut dia, Mujiutomo merupakan guru di SMPN 1 Jetis Mojokerto yang berstatus PNS. Tanpa diduga, guru Bahasa Inggris yang juga menjabat Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Puri itu memilih pindah ke Kalimantan sejak November 2014. Dia rela melepaskan pekerjaannya yang sudah tergolong mapan. Rumahnya yang tergolong bagus pun dibiarkan kosong tak terawat.


4. Erri Mahasiswa ITS


sumber: detik.com


Erna Nurindra sangat berharap sekali untuk mencari Erri Indra Kausar anaknya yang hilang sejak 17 Agustus 2015. Diduga kuat, hilangnya Erri Indra Kausar setelah bergabung dengan Gafatar.

"Setelah melihat tayangan televisi dr Rica ditemukan, banyak keluarga meminta untuk kembali semangat mencari Erri," kata Erna saat ditemui detikcom dirumahnya di kawasan Komplek TNI AL, Kenjeran Surabaya, Senin (11/1/2016) malam.


Erri sendiri merupakan mahasiswa semester IV Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) jurusan elektro dan menghilang setelah dijemput teman pria yang diketahui bernama Bismar Jati Pernama yang diketahui anggota Gafatar.


4. Mahasiswa UNS

sumber: detik.com


Silvi Nur Vitriani (20) hilang sejak Desember 2015 lalu. Mahasiswi semester 5 Fakultas Teknis Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini menghilang setelah mengirimkan surat kepada keluarganya di Banjarnegara. Dalam surat tersebut, Silvi berpamitan kepada keluarganya demi menegakkan dien.

"Yang Vivi lakukan adalah pengorbanan kepada Tuhan dalam penegakkan dien," tulis Silvi.

Fikri mengungkapkan sang adik telah bergabung dengan Gafatar sejak 1,5 tahun yang lalu. Sang orang tua sempat melarang Silvi untuk berkegiatan di ormas tersebut.

"Karena adik saya jadi lepas kerudung, nggak mau salat, nggak mau puasa, nggak mau ngaji. Sampai berdebat sama orang tua," imbuhnya.



4. Diah Ayu Yulianingsih

sumber: detik.com


Diah Ayu Yulianingsih (28). Wanita yang akrab disapa Ayu ini hilang sejak 11 Desember 2015.

Tak sendirian, Ayu membawa serta anaknya yang berusia 2 tahun Raina Ayranica Salyaputri. Ayu pergi dari rumahnya di Perumahan Candi Gebang Permai Blok VI No 1 Wedomartani, Sleman, DIY 3 bulan setelah suaminya meninggal dunia.

"Setelah pergi Ayu kirim sms panjang ke ibunya. Dia bilang ingin cari kehidupan yang lebih baik, cari kerjaan dengan gaji yang besar," kata sang Paman Farid.

Farid mengatakan bahwa Ayu bergabung dengan Gafatar pada 2006. Setelah lama tak aktif di Gafatar, kata Farid, Ayu diduga kembali aktif di ormas tersebut setelah suaminya meninggal.

sumber: detik.com

Next article Next Post
Previous article Previous Post