Tuesday, January 12, 2016

Miris Sekali! Diduga Malpraktik, Kepala Bayi Lepas Saat Persalinan

author photo
Peristiwa Menyedihkan sekaligus mengerikan terjadi kepada pasangan suami istri (pasutri) Bohirin dan Farida Hanum yang tengah melakukan persalinan di Desa Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan Pada Minggu (10/1)malam. Pasalnya saat sedang melakukan persalinan tersebut, Kepala bayi yang hendak ditarik keluar dari rahim tersebut terputus dan badannya tertinggal di dalam rahim sang ibu.



Dari kesaksian kerabat korban, kejadian mengerikan ini bermula saat bidan DS membantu persalinan FH di kediamannya. Namun entah mengapa, tiba-tiba Bidan DS meminta melarikan FH ke RS Abdul Manan Simatupang.

Pihak keluarga mengetahui kejadian tersebut setelah salah seorang anggota keluarga bernama Amiruddin hendak mencuci pakaian bekas persalinan, dia menemukan sebuah kepala bayi didalamnya. 

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Anderson J Siringoringo mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka berinisial DS disinyalir telah melakukan malapraktik yang menyebabkan terputusnya kepala bayi pasangan Farida Hanum dan Bohirin warga Aek Nagali.

"DS diduga melakukan malapraktik karena melakukan persalinan tanpa memiliki izin kebidanan. Dia, (DS) hanya memiliki izin balai pengobatan dan hanya lulusan D3 keperawatan," kata Anderson, Senin (11/1/2016)
Farida Hanum saat dibawa ke rumah sakit. (sumber: Ismanto P/Koran SINDO)
Dari keterangan tersangka, Anderson menuturkan, tersangka DS memberikan bantuan persalinan atas permintaan korban dan keluarga dikarenakan korban enggan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani proses kelahiran calon bayinya yang ketiga.

Tindakan medis diambil tersangka ketika kandungan korban telah mengalami pecah ketuban. Tanpa disangka, dalam persalinan tersebut, kepala bayi terputus, dengan tubuh tertinggal di dalam jalan lahir sang ibu.

Untuk mendalami kasus tersebut, pihaknya telah memanggil empat orang saksi, suami korban, adik korban, Plt Kepala Dinas Kesehatan dan seorang bidan. 

"Untuk mendalami kasus, kita masih meminta keterangan saksi saksi untuk pengembangan selanjutnya. untuk itu, mari sama sama kita tunggu hasil pemeriksaannya," ujarnya.


sumber: sindonews.com
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement