Advertisement

Monday, March 14, 2016

PARAH!! Pasien BPJS Dipaksa Dipulangkan Meski Belum Sembuh!

author photo
SebarSebarin.org - Pasien BPJS sekali lagi harus mendapatkan pil pahit. Harapan untuk mendapatkan jaminan kesehatan setelah membayar premi bulanan sepertinya semakin lama hanya tinggal kenangan saja. Pelayanan kesehatan terhadap para pasien BPJS ini seringkali mengecewakan.

Kali ini nasib yang tidak mengenakkan menimpa Marthin Simatupang (73 tahun) di RS Santa Elisabeth, Medan. Pria yang didiagnosa menderita kanker di bagian perutnya ini diminta untuk pulang dalam kondisi belum sembuh sama sekali. Bahkan Marthin hanya bisa terbaring tak berdaya.

Disuruh pulang meski belum sembuh


via: tribunnews.com

Tubuh pria ini sebenarnya masih jauh dari sehat. Tubuhnya masih sangat lemah dan kurus, bahkan ia masih kesulitan untuk berbicara dan makan. Namun ia dinyatakan sehat oleh pihak Rumah Sakit dan harus pulang dalam kondisi lemah tak berdaya.

Dalam surat keterangan dokter yang diterima oleh pihak keluarga, keterangan kolom kondisi pasien saat pulang yang dicentang adalah pulang sembuh. Namun jangankan sembuh, Marthin terbaring lemah dan tak berdaya apa-apa.

Sang anak sama sekali tidak mengerti mengapa ayahnya harus dipulangkan seperti ini. Bahkan ia sudah memohon kepada pihak Rumah Sakit supaya sang ayah tetap dirawat tanpa asuransi BPJS namun tidak dihiraukan oleh pihak Rumah Sakit, entah apa yang dipikirkan oleh mereka.

“Harus close kata mereka. Harus pulang malam ini juga. Saya udah coba, maksudnya bayar pakai uang sendiri pun gak apa-apa, tapi tetap gak bisa,”
Source: medan.tribunnews.com

Marthin tercatat masuk dan dirawat di RS Santa Elisabeth, Kamis, 25 Februari 2016 malam. Namun, Selasa (8/3) malam, Marthin diharuskan pulang. Keputusan inilah yang kemudian membuat anggota keluarga Marthin bingung.

Diduga limit Marthin sudah habis


Menurut keterangan pihak keluarga, dokter LS (Liberty Sirait), yang meminta agar Marthin pulang, berdasar arahan BPJS Kesehatan. Muncul dugaan Marthin diharuskan pulang, karena biaya perobatan Marthin telah mencapai limit.

Namun saat dikonfirmasi mereka menolak, baik itu pihak rumah sakit ataupun pihak BPJS. Tidak ada satupun dari mereka yang mengakui memerinahkan pasien unuk pulang. Tapi walaupun begitu, pasien tetap harus dinyatakan pulang.

“Pertama dokter bilang harus pulang, katanya disuruh BPJS. Terus kami tanya sama orang BPJS. Orang BPJS bilang, ‘Kami gak ada nyuruh pulang’. Terus kami tanya lagi sama dokternya, dokternya bilang, ‘Nggak ada ah, saya suruh pulang’. Akhirnya kami bingung, siapa sebenarnya yang nyuruh opung kami pulang. Tetapi opung tetap harus pulang malam ini juga. Kami gak ngerti kenapa disuruh pulang. Sementara opung kami belum sembuh,”
Source: medan.tribunnews.com

Kejam sekali apa yang dilakukan oleh rumah sakit dan BPJS ini, apakah unsur bisnis di rumah sakit sekarang sudah mengalahkan nurani para tenaga kesehatan untuk membuat pasien sembuh?

Lalu apa dasarnya Marthin bisa dinyatakan sembuh dan ia masih mengerang kesakitan saat dipaksa pulang dengan dinaikkan ke ambulance?

Program yang aneh, bukannya membantu masyarakat malah membuat masyarakat miskin makin menderita!

sumber: tribunnews.com
Next article Next Post
Previous article Previous Post