Advertisement

Thursday, March 3, 2016

Pengakuan Triawan Munaf hampir dijotos Jokowi Di Kantor FB

author photo
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menceritakan pengalamannya yang hampir dijotos Presiden Jokowi saat mengunjungi markas Facebook pada tanggal 18 Februari 2016 kemarin.



“Saya ada sedikit oleh-oleh dari Silicon Valley. Minggu lalu, saya berkunjung ke sana dengan Presiden Jokowi,”

Triawan Munaf hampir dijotos Jokowi



Triawan Munaf menceritakan pengalamannya ini di panggung Social Media Week 2016, saat itu ia bersama rombongan mampir ke perusahaan teknologi papan atas, Facebook, Google dan Twitter.

Saat mengunjungi Facebook inilah ia mengatakan kalau hampir dijotos oleh Jokowi saat berada di markas Facebook ini. Bagaimana ceritanya?

“Saat itu, Mark Zuckerberg (CEO Facebook) ada di satu ruangan, sedangkan saya, Pak Jokowi, dan Ibu Iriana ada di ruangan lain. Hampir saja saya kena pukul oleh Pak Jokowi karena dia lupa yang dilihatnya itu adalah virtual,”
Source: tekno.kompas.com

Ternyata saat itu Jokowi dan dirinya sedang mencoba headset atau perangkat untuk kepala virtual reality (VR) Oculus Rift. Selain itu Jokowi juga menjajal permainan pingpong di dunia virtual bersama dengan Mark Zuckerberg dengan menggunakan headset Oculus Rift, dan tangan menggenggam controller.

Pada pertemuannya dengan Jokowi ini, Mark Zuckerberg mengatakan kesannya bermain berdua dengan Jokowi

“Pertemuan kami menyenangkan, lalu kami bermain pingpong pada gravitasi nol di Oculus,”
Source: tekno.kompas.com

Belajar ilmu startup di Silicon Valley



Kunjungan ini sebenarnya untuk mengenalkan Presiden Jokowi dengan pemain teknologi kelas kakap dunia. Selain itu juga membicarakan pertukaran ilmu untuk membangun sebuah start up teknologi di Indonesia. Dari hasil pembicaraan ini ada dua perusahaan inkubator dan akselerator yang tertarik mendampingi program inkubasi usaha rintisan digital di Indonesia. Mereka adalah 500 Startups dan Plug and Play.

“Waktu kami sebenarnya cukup singkat. Namun, kami sudah diskusi dengan Plug and Play, dan mereka juga membawa partner-partner mereka untuk bicara di depan Presiden,”
Source: tekno.kompas.com

Semoga mimpi Indonesia untuk membangun kawasan teknologi berkelas dunia bisa segera terwujud. Perusahaan teknologi kelas dunia seperti Facebook dan Google sudah menyatakan komitmennya untuk mengembangkan teknologi di Indonesia.

Apakah Indonesia bisa? Pasti Indonesia bisa berbicara lebih banyak dalam dunia teknologi di masa mendatang. Yakin kalau…

Indonesia Bisa!


sumber: hello-pet.com
Next article Next Post
Previous article Previous Post