Monday, April 11, 2016

Karena Berbicara bahasa Arab, remaja Muslim di AS ditikam Polisi Rasis

author photo
SebarSebarin.org - Seorang remaja Muslim di Huntington Beach, California, Amerika Serikat, ditikam sebanyak dua kali karena berbahasa Arab.

Karam Jarrah (17) saat itu sedang berjalan pulang bersama saudara iparnya di Hungtington Beach, hingga akhirnya ditikam sebanyak dua kali oleh tiga orang yang salah satunya merupakan perwira polisi di Illinois yang bernama Arthur Roman.


“Dia mengatakan ‘Apa yang terjadi Obama-bam?’ Saya bahka tidak tahu apa artinya,” kata Jarrah. “Jadi saya berkata ‘Apa?’ dan dia berkata ‘Apa yang terjadi obama-bam?’ Dia mengatakan itu seperti marah.”

Salah satu tersangka kemudian mengeluarkan pisau dan menikam Jarrah hingga terluka. Setelah melakukan aksinya, ketiga tersangka kabur dengan mobil hingga akhirnya ditangkap bebarapa waktu kemudian.

"Ketika saya berdiri, darah berceceran di mana-mana," kata Karam.

Karam diangkut ke rumah sakit setempat dan dirawat karena luka-lukanya yang, untungnya,tidak mengancam nyawa.



Beberapa waktu kemudian, kendaraan tersangka berhasil ditangkap. Para tersangka, termasuk polisi rasis, sekarang menghadapi tuduhan kejahatan penyerangan dengan senjata mematikan.

Jarrah dan keluarganya mengatakan mereka tidak percaya polisi adalah bagian dari penyerangan tersebut.

"Mereka seharusnya melindungi kita, bukannya menusuk kami," kata Asem. "Dia seorang polisi, seharusnya bisa jadi panutan."

Sayangnya, Asem dan adik iparnya Karam belajar dengan cara yang keras bahwa tidak semua petugas polisi yang ada untuk melindungi dan melayani. Banyak polisi, pada kenyataannya, seperti yang terjadi dalam insiden ini, lakukan justru sebaliknya.

The Free Thought Project mencoba mencari keterangan ke kantor polisi Lake Forest untuk sebuah pernyataan. Namun, belum terdengar berita kembali. Para peneliti di Huntington Beach belum menyatakan apakah atau tidak ini adalah serangan bermotif rasial atau Islamphobia.

Sebagaimana dilansir ABC 7 (1/3/2016), ketiga tersangka kini didakwa kejahatan penyerangan dengan senjata mematikan. Polisi setempat mengatakan insiden itu masih diselidiki.
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement