Wednesday, October 4, 2017

8 Senjata Rahasia Nazi Jerman Yang Mungkin Dapat Memenangkan Perang Dunia 2

author photo


Sebarsebarin.org -  Dengan Perang Dunia Kedua terus menyeret, ilmuwan Hitler dengan panik bergegas mencari cara untuk mengubah teknologi Jerman menjadi senjata perang yang mengerikan.

Pada puncak penelitian mereka adalah Wunderwaffe, yang secara harfiah adalah "Senjata Ajaib", yang mana upaya perang Nazi diarahkan untuk berkembang.

Dari memindahkan ranjau darat ke meriam sonik yang sangat besar, teknologi teror ini adalah senjata propaganda sama seperti hal lain, tak tertandingi dalam ambisi dan potensi destruktif mereka.

Beberapa, seperti Die Glocke, tidak lebih dari konsep teknis aneh, tapi banyak lainnya dibawa ke kehidupan dan digunakan untuk menghancurkan efek pada medan perang dunia ke 2

Meriam Angin puyuh



Dr. Mario Zippermeyer, ilmuwan Austria, mengemukakan ide meriam angin puyuh untuk bertindak sebagai penembak terhadap pesawat Sekutu.

Konsepnya sederhana: meriam itu dirancang untuk menciptakan angin puyuh fisik yang bisa menghempaskan pesawat terbang dari udara.

Secara teoritis itu bekerja dengan menggunakan ledakan pembakaran untuk menembak arus udara yang berputar-putar melalui nosel dan ke langit, tapi meriam ukuran penuh pertama tidak berkinerja seperti yang dia harapkan.

Angin tidak cukup kuat untuk mencapai ketinggian yang serius, dan perang telah berakhir pada saat desainnya bisa disempurnakan.

Senjata Matahari



Secara teoritis, senapan matahari akan menjadi senjata orbital yang bisa memusatkan sinar matahari dengan cara yang sama seperti kaca pembesar.

Hanya pada skala ini, kekuatan energi terkonsentrasi bisa mendidih samudra atau menyulut seluruh kota.

Ahli fisika Jerman Hermann Oberth pertama kali mengemukakan ide tersebut pada tahun 1929, namun para ilmuwan hanya merancang sebuah model eksperimental pada saat Sekutu telah mengakhiri perang.

Die Glocke



Bell adalah yang paling liar dari semua senjata konseptual Nazi, dan perkembangannya masih diperdebatkan sampai hari ini.

Seorang wartawan Polandia bernama Igor Witkowski diduga menemukan keberadaan bel dengan membaca transkrip interogasi petugas Nazi.

Seharusnya, lonceng logam eksperimental dapat mengkristal jaringan hewan dalam radius 600 kaki, melalui proses yang tidak diketahui yang melibatkan bahan kimia rahasia yang dikembangkan oleh ilmuwan Jerman.

Dan sementara beberapa orang mengklaim bahwa bel yang mengerikan itu adalah tipuan, peneliti lain bersikeras bahwa Nazi bekerja untuk senjata sejenisnya.

Ranjau Kendali Goliat



Dibawa ke medan perang pada tahun 1942, Ranjau Goliat ditempatkan di segala medan sepanjang perang.

Pada dasarnya sebuah bom yang dikendalikan jarak jauh, ranjau-ranjau tersebut akan diarahkan ke tank Sekutu, jembatan dan markas, sebelum melepaskan muatan peledak 200lb mereka.

Awalnya, mereka sangat menghancurkan, tapi Sekutu menyadari bahwa mereka memiliki titik lemah: kabel sepanjang 2000 kaki yang menghubungkannya dengan operator jarak jauh mereka.

Memotong kabel akan mematikan ranjau, yang lamban dan sulit dikendalikan - meskipun teknologinya lebih canggih pada masanya.

Meriam Sonik



Pertama kali diproduksi pada tahun 1944, meriam sonik adalah gagasan dari Dr Richard Wallauschek.

Ruang pembakaran akan membakar campuran gas metana dan oksigen, menciptakan getaran ekstrem dalam bentuk suara yang sangat keras.

Di atas kertas, getaran ini bisa menyebabkan mual pada 900 kaki, dan berakibat fatal pada 160 kaki - diyakini benar-benar membuat seseorang bergetar terlepas dari dalam.

Meriam akustik itu dilaporkan diuji melawan hewan, namun akhirnya dibuang karena tidak efektif.

Schwerer Gustav



Meriam terbesar yang pernah digunakan dalam sejarah peperangan, the Great Gustav sangat menakjubkan dalam segala hal.

Dengan kaliber 31,5 in, meriam besar awalnya dirancang untuk digunakan dalam Pertempuran Prancis, namun belum siap pada waktunya.

Ini pertama kali melihat penyebaran aktif pada Pertempuran Sevastopol di mana ia melakukan ledakan melalui batuan dasar untuk menghancurkan sebuah stasiun amunisi bawah tanah.

Tapi ketika Tentara Merah Uni Soviet bergerak ke Jerman pada tahun 1945, tentara Jerman menghancurkan senjata raksasa mereka untuk mencegahnya jatuh ke tangan Sekutu.

Silbervogel



Awalnya digagas di tahun 1930an, Silbervogel, atau burung perak, adalah pesawat pembom bertenaga roket yang dirancang untuk menyerang seluruh benua.

Namun, teknologi Nazi baru saja tidak cukup maju untuk membuat kerajinan itu menjadi kenyataan, dan proyek tersebut diluncurkan pada tahun 1942.

Tapi konsep dasar akhirnya hidup setelah orang Amerika mengadopsi desain Silbervogel untuk pesawat ruang angkasa sendiri.

Sebuah varian dari mesin saat itu-groundbreaking masih digunakan di banyak roket hari ini.

Roket V-2



Meskipun menjadi salah satu senjata ajaib Nazi yang paling aneh, V-2 adalah salah satu yang paling menghancurkan.

Pertama kali berhasil diujicobakan pada tahun 1942, roket V-2 dipercaya oleh banyak orang sebagai rudal balistik jarak jauh yang dipandu pertama di dunia, yang mampu mencapai kecepatan 3.500mph saat turun.

Rudal tersebut digunakan melawan London pada tahun 1944, menewaskan sekitar 2.754 warga sipil dan melukai setidaknya 6.500 lainnya.

This post have 0 comments

Silahkan Tambahkan Komentar Kamu Disini!
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement